(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang pada hari Jumat berakhir naik, terdukung data inflasi di Jepang yang terus menurun pada bulan November.
Indeks Nikkei 225 naik 0,09% menjadi ditutup pada 33.169, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas naik 0,45% menjadi 2.336.
Risalah pertemuan kebijakan Bank of Japan pada bulan Oktober juga menunjukkan bahwa para anggota sepakat untuk dengan sabar mempertahankan pengaturan moneter yang sangat longgar dan mempertahankan kontrol kurva imbal hasil saat ini untuk mendukung pertumbuhan upah.
Saham-saham Jepang juga mengikuti rebound besar di Wall Street semalam terpicu sentimen yang terus menguat bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunganya tahun depan.
Kenaikan penting terlihat dari indeks kapital besar seperti Kawasaki Kisen (4,2%), Nippon Yusen (3,7%), Mitsubishi UFJ (2,9%), Sumitomo Mitsui (2,8%) dan Tokyo Electric Power (1,5%).
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, sekalipun sebagian besar bursa saham global pada hari Senin libur Natal, tapi bursa Jepang akan buka. Jika hasil penutupan bursa Wall Street berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Jepang. Namun jika bursa Wall Street berakhir turun, akan dapat menekan bursa Jepang.



