Bursa Korea Selatan Jumat Ditutup Turun Tipis Terpicu Profit Taking

917
indeks kospi

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan berakhir turun pada hari Jumat dengan investor melakukan aksi jual di menit-menit terakhir untuk mendapatkan keuntungan mengabaikan kenaikan bursa Wall Street semalam.

Indeks turun tipis 0,51 poin, atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 2.599,51.

Volume perdagangan moderat yaitu 456,6 juta lembar saham senilai 8,67 triliun won (US$6,63 miliar). Namun, pemenangnya melampaui pecundang 435 berbanding 428.

Kospi tetap berada di posisi positif sepanjang sesi ini menyusul kenaikan saham-saham AS semalam, namun aksi jual di menit-menit terakhir oleh investor ritel dan asing akhirnya membuat indeks melemah.

Wall Street menguat semalam, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,87 persen dan Nasdaq Composite yang padat teknologi bertambah 1,26 persen di tengah berlanjutnya harapan bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan moneternya.

Pemimpin pasar Samsung Electronics naik 1,20 persen menjadi 75.900 won, dan pembuat chip nomor dua SK hynix bertambah 0,07 persen menjadi berakhir pada 140.600 won setelah pembuat chip AS Micron Technology menawarkan perkiraan pendapatan yang menggembirakan kepada investor.

Produsen mobil terkemuka Hyundai Motor juga naik 0,15 persen menjadi 199.100 won, dan afiliasinya yang lebih kecil, Kia, naik 0,21 persen menjadi 95.600 won. Perusahaan pengilangan terkemuka SK Innovation juga melonjak 0,65 persen menjadi 138.800 won.

Namun, saham-saham yang terkait dengan baterai dan bio melemah. Produsen baterai terkemuka LG Energy Solution turun 0,83 persen menjadi 419.000 won, dan perusahaan farmasi Celltrion anjlok 1,17 persen menjadi 185.500 won.

Saham-saham terkait game juga turun setelah China mengumumkan rencana untuk membatasi industri game online di negara tersebut pada hari sebelumnya. Krafton, raksasa game di balik “PlayerUnknown’s Battlegrounds,” anjlok 13,77 persen menjadi 178.500 won, dan Netmarble turun 5,56 persen menjadi 56.100 won.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, pada hari Senin mendatang bursa saham Korea Selatan libur Natal. Untuk perdagangan setelah natal, bursa Korea Selatan akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street. Jika hasil penutupan bursa Wall Street berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Korea Selatan. Namun jika bursa Wall Street berakhir turun, akan dapat menekan bursa Korea Selatan.