(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang berakhir naik pada hari Selasa, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena berkurangnya tekanan inflasi di AS mendukung harapan penurunan suku bunga Federal Reserve tahun depan.
Indeks Nikkei 225 naik 0,16% menjadi ditutup pada 33.306, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas naik tipis 0,06% menjadi 2.339.
Indeks saham Jepang tersebut juga diperkirakan akan menguat lebih dari 20% tahun ini, menjadikannya salah satu indeks berkinerja terbaik di Asia pada tahun 2023.
Sementara itu, rilis data tingkat pengangguran Jepang berada di angka 2,5% pada bulan November, tidak berubah dari bulan sebelumnya dan sesuai dengan perkiraan pasar.
Kenaikan penting terlihat dari indeks kapital besar seperti Tokyo Electron (1,1%), Nippon Yusen (1,6%), Mitsui OSK (1,5%), Disco Corp (1,3%) dan Advantest (1,6%).
Analyst Vibiz Research memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street, yang jika berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Jepang. Sebaliknya jika bursa Wall Street berakhir negatif, akan dapat menekan bursa Jepang.



