(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (28/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka menguat, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,10% atau 16 poin ke level Rp 15.397 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.451. Rupiah terpantau di sekitar level sebulan tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.379 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.399, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.397.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; sekitar 5 bulan terendahnya di tengah naiknya sentimen pasar bahwa the Fed segera memangkas suku bunganya di tahun 2024.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke 100,77, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,95.
Sementara itu, IHSG Kamis di awal sesi pertama menguat 29,025 poin (0,40%) ke level 7.274,941, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed menguat di antara bursa Australia beredar sekitar 2 tahun tertingginya, serta mengikuti Wall Street yang ditutup melanjutkan rally dekat dengan level rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.562 – Rp15.357.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



