Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp15.493/USD; Dollar di Eropa Berbalik Turun, Menanti NFP

351
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.628/USD, Pergerakan Rupiah Berbanding Terbalik Dengan Mayoritas Uang Asia
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (4/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, mengurangi loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa terkoreksi setelah melaju 4 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,15% atau 23 poin ke level Rp 15.493 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.470. Rupiah terpantau terkoreksi di hari ketiga ke sekitar 2,5 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.562 kemudian bergerak tertahan ke Rp15.562, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.493.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi setelah melaju 4 hari; tertahan di sekitar 2 minggu tertingginya di tengah kurang jelasnya minutes the Fed yang agak mengurangi ekspektasi pasar akan ada pemangkasan bunga the Fed sampai 6 kali di tahun 2024 ini.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 102,23, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,45.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi menguat dalam rekor baru 80,672 poin (1,11%) ke level 7.359,763, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di antara investor mencermati minutes the Fed yang akan memangkas bunga di tahun 2024, serta mengikuti Wall Street yang semalam serempak ditutup lanjut terkoreksi. `

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.562 – Rp15.357.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting