(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan mengakhiri minggu pertama tahun 2024 dengan kerugian di tengah pudarnya harapan penurunan suku bunga Fed lebih awal.
Indeks Kospi anjlok untuk hari ketiga berturut-turut ke posisi terendah dalam 3 pekan, dibebani melemahnya 519 saham dari 939 saham yang diperdagangkan.
Sentimen di Kospi bereaksi secara sensitif terhadap rilis data ekonomi AS terkini serta risalah pertemuan Federal Reserve yang memperpanjang aksi profit taking.
Indeks Kospi turun 0,35% pada posisi 2,578.08, dan indeks Kospi 200 berjangka ditutup anjlok 0,24% ke posisi 347.22. Secara mingguan Kospi anjlok 2,91%.
Pelemahan sektoral dipimpin oleh saham otomotif dan energi seperti Hyundai Motor Co turun 1,4%, LG Energy Solution turun 0,7% dan perusahaan gas milik negara Korea Gas Corp merosot 0,4%.
Saham kapital besar yang berakhir positif seperti SK hynix Inc. naik 0,8%, Hanatour Service Inc. melonjak 3,7%, serta Jeju Air Co. melonjak 5,5%.



