(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (17/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, mengurangi loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa lanjut naik setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,19% atau 29 poin ke level Rp 15.637 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.608, di antara Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate 6%. Rupiah terpantau tergelincir ke level 5 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.635 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.658, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.637.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa lanjut naik setelah rally 3 hari; meneruskan rally-nya yang dipicu komentar pejabat the Fed yang menyatakan the Fed tidak akan terburu -buru menurunkan suku bunganya.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 103,49, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,33.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi melemah 42,152 poin (0,58%) ke level 7.200,635, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di tengah rilis GDP China yang di bawah estimasi, serta mengikuti Wall Street yang semalam ditutup terkoreksi oleh naiknya Treasury yields.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.677 – Rp15.470.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



