(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (24/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak perlahan setelah naik 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,28% atau 44 poin ke level Rp 15.730 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.686. Rupiah terpantau tertekan ke level hampir 3 bulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.724 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.741, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.730.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak perlahan setelah naik 2 hari di sesi global sebelumnya; mencapai sekitar 6 minggu tertingginya di tengah penurunan yen setelah BOJ mempertahankan suku bunga negatif, serta menanti rilis keputusa ECB pada Kamis nanti.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik tipis ke 103,54, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,53.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama melemah 20,700 poin (0,29%) ke level 7.235,529, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah dengan Hang Seng terus melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif dan S&P 500 kembali mencetak rekor baru.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.742 – Rp15.607.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



