(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (5/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, menambah loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa mendatar setelah menurun di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,40% atau 63 poin ke level Rp 15.705 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.642. Rupiah terpantau terkoreksi dari rally 6 harinya saat di level 1,5 minggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.730 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.731, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.696.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat; diangkat rilis tenaga kerja NFP yang melebihi estimasi dan mengurangi peluang penurunan suku bunga dalam jangka pendek ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 104,17, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,96.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi melemah 40,170 poin (0,55%) ke level 7.198,615, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah setelah the Fed menyatakan akan berhati-hati dalam memangkas suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan serempak dalam gain.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.848 – Rp15.607.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



