(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (29/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, cukup stabil dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,18% atau 28 poin ke level Rp 15.720 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.692. Rupiah terpantau di sekitar level 3 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.730 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.747, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.720.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah menguat perlahan 2 hari; rentang terbatas menjelang rilis inflasi AS –PCE—dan Eropa malam untuk arah estimasi waktu penurunan suku bunga the Fed.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 103,80, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,91.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi melemah 12,525 poin (0,17%) ke level 7.316,111, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di antara investor menantikan data ekonomi China dan AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir searah dalam koreksi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.758 – Rp15.572.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



