(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham awal pekan di Wall Street alami pelemahan lanjutan dengan satu indeks berhasil rebound pada akhir sesi Selasa dini hari (12/3/2024).
Indeks Dow Jones naik tipis 0,1% menjadi 38.769,66 setelah sempat turun hampir 240 poin, S&P 500 turun tipis 0,1% menjadi 5.117,94 dan Nasdaq turun 0,4% menjadi 16.019,27.
Pelemahan yang berkelanjutan di Wall Street terjadi di tengah ketidakpastian prospek suku bunga menjelang rilis data inflasi utama AS pekan ini.
Data inflasi harga konsumen dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap prospek suku bunga Federal Reserve.
Meskipun The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneternya minggu depan, data inflasi dapat mempengaruhi ekspektasi waktu turunnya suku bunga.
Secara sektoral saham semikonduktor memimpin pelemahan dengan Indeks Semikonduktor Philadelphia turun 1,4%. Saham pembuat peralatan semikonduktor Applied Materials anjlok 2% meskipun menaikkan dividennya.
Pelemahan signifikan lainnya pada saham-saham baja, sebagaimana tercermin dari penurunan 1,2% yang dicatat oleh NYSE Arca Steel Index.
Pergerakan saham sebaliknya terlihat pada saham emas yang mendorong NYSE Arca Gold Bugs Index naik sebesar 2,5%.



