(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat pagi ini (22/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah cukup signifikan, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,61% atau 96 poin ke level Rp 15.764 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.668. Rupiah terpantau terdesak ke 2,5 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.727 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.765, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.764.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya; kembali rally di tengah masih solid-nya ekonomi AS yang mengangkat permintaan dollar sebagai safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke 104,10, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,97.
Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama melemah 10,548 poin (0,14%) ke level 7.327,805, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed dengan Nikkei mencetak rekor kembali, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan ketiga indeksnya serempak membukukan rekor tertinggi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.777 – Rp15.557.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



