(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS bergerak lebih tinggi pada hari Senin menantikan pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dan data inflasi utama yang akan dirilis minggu ini.
Imbal hasil Treasury 10-tahun naik lebih dari tiga basis poin menjadi 4,461%.
Imbal hasil Treasury 2-tahun bergerak dua basis poin lebih tinggi menjadi 4,891%.
Minggu ini akan dirilis keputusan suku bunga dan panduan kebijakan terbaru Federal Reserve, serta data ekonomi utama yaitu data inflasi AS.
The Fed akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa dan Rabu, dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada akhir pertemuannya. Hal yang sama juga berlaku pada pertemuan The Fed pada bulan Juli, dan pasar memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 49% pada bulan September, menurut alat FedWatch dari CME Group.
Juga pada minggu ini, akan dirilis laporan indeks harga konsumen dan produsen untuk bulan Mei.
Para pengambil kebijakan telah berulang kali mengatakan bahwa mereka mencari lebih banyak bukti data untuk memastikan bahwa inflasi menurun secara berkelanjutan menuju target 2% sebelum melakukan penurunan suku bunga.
Namun, Imbal hasil Treasury AS masih terbawa sentimen hawkish minggu lalu, dimana laporan Non Farm Payrolls AS bulan Mei naik lebih dari perkiraan, meningkat sebesar 272.000 selama bulan tersebut. Jumlah tersebut lebih tinggi dari revisi turun pada bulan April sebesar 165.000 dan di atas perkiraan sebelumnya sebesar 190.000.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS dapat bergerak naik terpicu data Non Farm Payrolls AS akhir pekan lalu yang memicu sentimen The Fed memperlambat penurunan suku bunga AS. Namun jika data inflasi yang akan dirilis minggu ini terealisir turun akan memicu sentimen penurunan suku bunga, akan menekan imbal hasil Treasury AS.



