(Vibiznews – Index) Indeks Kospi ditutup lebih rendah pada hari Jumat terpicu aksi ambil untung setelah kenaikan tiga sesi berturut-turut.
Indeks Kospi turun 23,37 poin atau 0,83 persen menjadi ditutup pada 2.784,26.
Indeks Kospi pekan ini menguat 0,9 persen.
Volume perdagangan sangat besar yaitu sebanyak 617,53 juta lembar saham senilai 14,12 triliun won (US$10,1 miliar), dengan jumlah saham yang mengalami penurunan melebihi saham yang memperoleh keuntungan sebanyak 577 berbanding 296.
Institusi dan pihak asing menjual saham gabungan senilai 365 miliar won, mengimbangi pembelian saham individu senilai 377 miliar won.
Di bursa Seoul, saham teknologi dan otomotif memimpin penurunan.
Pemimpin pasar Samsung Electronics Co turun 2 persen menjadi 80.000 won, pembuat chip nomor dua SK hynix Inc. turun 1,5 persen menjadi 234.000 won, produsen mobil terkemuka Hyundai Motor Co. merosot 1.9 persen menjadi 280.000 won, dan pembuat baterai terkemuka LG Energy Solution Ltd. turun 2,1 persen menjadi 333.000 won.
Di antara saham-saham yang naik, maskapai penerbangan nasional Korean Air Co naik 0,2 persen menjadi 21.450 won, maskapai penerbangan nomor dua Asiana Airlines Inc. naik 2,7 persen menjadi 10.760 won, dan perusahaan minuman terkemuka Hitejinro Co naik 0,7 persen menjadi 21.050 won.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Kospi akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street, yang jika berakhir naik, akan memberikan dukungan positif bagi indeks Kospi. Namun jika bursa Wall Street berakhir turun, akan memberikan sentimen negatif bagi indeks Kospi.



