Dolar AS Rabu Ditutup Turun Tertekan Pernyataan Dovish Ketua The Fed

115

(Vibiznews – Forex) Dolar AS merosot pada hari Rabu setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mensinyalkan The Fed semakin dekat untuk memangkas suku bunga tetapi ingin melihat penurunan inflasi lebih lanjut.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,14% pada $104,97

Pasar akan fokus mencermati data indeks harga konsumen (CPI) pada hari Kamis yang diperkirakan menunjukkan penurunan inflasi utama secara tahunan di bulan Juni.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan laporan hari Kamis menunjukkan bahwa inflasi utama naik 0,1% pada bulan tersebut, sementara inflasi inti naik 0,2%. Hal ini akan membuat kenaikan tahunan masing-masing sebesar 3,1% dan 3,4%.,

Pada komentar Powell yang kedua dalam pidatonya di depan Kongres, mencerminkan komentar yang dibuat pada hari Selasa, ketika ia juga mengakui melemahnya pasar tenaga kerja dan mencatat bahwa kita sekarang menghadapi risiko dua sisi dalam perekonomian.

Powell mengatakan pada hari Rabu bahwa dia belum siap untuk menyimpulkan bahwa inflasi bergerak turun secara berkelanjutan hingga 2% meskipun dia memiliki keyakinan akan hal tersebut.

Para pedagang kini memperkirakan peluang sebesar 73% untuk melakukan penurunan suku bunga pada bulan September, dengan kemungkinan penurunan suku bunga kedua pada bulan Desember, menurut FedWatch Tool dari CME Group.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan bergerak turun dengan pernyataan dovish ketua The Fed. Juga jika malam nanti data inflasi AS bulan Juni terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $104,90-$104,84. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $105,10-$105,24.