(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (2/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat, menambah gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,49% atau 80 poin ke level Rp 16.204 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.284. Rupiah terpantau menguat ke sekitar level 1,5 minggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.288 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.291, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.204.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya; dalam tekanan terbatas setelah rilis manufaktur AS yang menurun dan memicu kekhawatiran datangnya resesi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 104,22, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 104,34.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama melemah 41,320 poin (0,56%) ke level 7.284,665, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah dipimpin Nikkei yang merosot, mengikut Wall Street yang berakhir dalam tekanan jual oleh kekhawatiran resesi AS.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.356 – Rp16.094.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



