(Vibiznews-Forex) – Posisi pair AUDUSD melaju ke posisi tertinggi 8 bulan pada perdagangan forex Eropa hari Kamis 29 Agustus 2024.
Secara teknikal pair melaju menembus posisi resisten kuat hariannya sejak awal perdagangan sesi Asia di tengah koreksi terbatas dolar AS.
Aussie dolar melaju karena data inflasi bulanan yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat pandangan agresif terhadap kebijakan moneter Reserve Bank of Australia.
Data menunjukkan bahwa indikator CPI bulanan Australia naik 3,5% dalam setahun hingga Juli, melambat dari kenaikan 3,8% pada bulan Juni tetapi berada di atas perkiraan 3,4%.
Risalah rapat terakhir RBA mengungkapkan bahwa para anggota mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga guna mengendalikan inflasi sebelum akhirnya memutuskan untuk mempertahankannya.
Gubernur RBA Michelle Bullock juga mengatakan baru-baru ini bahwa meskipun ada tanda-tanda inflasi mereda, masih terlalu dini untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga.
Karena Bullock memperingatkan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan diperkirakan tidak akan kembali ke target bank sentral 2%-3% hingga akhir tahun depan.
Sementara itu Federal Reserve AS diperkirakan akan mulai melonggarkan kebijakan pada bulan September di tengah meningkatnya risiko terhadap pasar tenaga kerja.
Dari sisi dolar AS, indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap rival utamanya terkoreksi terbatas setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi positif dari skala H4.
Kini pair berada di 0.6802 yang sedang mendaki menuju di 0.6815, jika tembus akan lanjut ke resisten yang kedua di 0.6835.
Namun jika berbalik kembali, akan turun menuju 0,6777, jika tembus berpotensi meluncur ke support kuatnya di 0.6760.



