Wall Street Mixed Pasca Naiknya PDB AS Q2-2024, Dow Jones Capai Rekor Baru

413
wall street

(Vibiznews – Index) – Bursa saham AS alami koreksi moderat jelang penutupan perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (30/8/2024) setelah menguat awal sesi.

Mayoritas indeks utama terkoreksi moderat dengan hanya Dow Jones yang bertahan di wilayah positif dan naik ke rekor baru, setelah sebelumnya melaju merespon laporan PDB AS kuartal kedua tahun 2024.

Nasdaq dan S&P 500 berakhir merah dengan  turun  0,2% ke 17.516,43 dan turun 0,08% ke 5.591,96 masing-masing. Dow Jones naik 0,6% ke rekor penutupan tertinggi baru di 41.335,05.

Kenaikan harga saham di Wall Street awal sesi sebagian mencerminkan reaksi positif terhadap data PDB AS Q2-2024 yang naik menjadi 3% dari 2,8% yang dilaporkan sebelumnya.

Lihat: Ekonomi AS Kuartal Kedua 2024 Meningkat Terdorong Penguatan Belanja Konsumen dan Investasi Bisnis

Sentimen positif juga datang dari laporan  klaim pengangguran AS sedikit menurun pada minggu yang berakhir pada tanggal 24 Agustus,  turun menjadi 231.000 dari  sebelumnya sebesar 233.000.

Namun, minat beli saham di Wall Street berkurang jelang akhir sesi, karena pasar menantikan rilis data inflasi harga konsumen pada hari Jumat.

Data tersebut kemungkinan tidak akan memengaruhi perkiraan penurunan suku bunga oleh Fed bulan depan, tetapi dapat memengaruhi ekspektasi mengenai seberapa cepat bank sentral akan menurunkan suku bunga.

Sementara itu tekanan jual terjadi pada Nasdaq yang sarat saham teknologi karena saham Nvidia anjlok hingga 6,4%. Investor dikecewakan melambatnya laju pertumbuhan laba perusahaan produsen AI.

Secara sektoral, sebagian besar sektor utama mengakhiri sesi dengan hanya menunjukkan pergerakan yang moderat kecuali terhadap saham emas memimpin sektor yang menguat dengan  naik sebesar 1,5% di tengah kenaikan harga logam mulia.