(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang memperpanjang kerugian sebelumnya pada perdagangan hari Jumat (1/11/2024) imbas kerugian saham Wall Street yang tertekan laporan kuartalan Microsoft dan Meta Platforms yang mengecewakan.
Indeks Nikkei dan Topix retreat anjlok ke posisi terendah dalam sepekan yang juga dipicu oleh penguatan yen Jepang, merugikan prospek laba untuk industri-industri Jepang yang banyak mengekspor.
Indeks harian Nikkei ditutup turun 0,5% pada level 39.081, demikian indeks Topix turun 0,3% menjadi 2.696.
Demikian indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2024 anjlok 2,41% pada posisi 38120.
Secara sektoral, Nikkei dibebani saham-saham teknologi seperti Advantest (-4,4%), Disco (-3,7%), Tokyo Electron (-3,9%), Hitachi (-6,2%), dan SoftBank Group (-5,6%).
Selain itu, Lasertec dan Renesas Electronics anjlok masing-masing 16,4% dan 5,6%, setelah melaporkan hasil kuartalan yang lemah.



