(Vibiznews – Economy) – Aktivitas bisnis di sektor swasta AS terus meningkat pada bulan Maret, khususnya sektor jasa menurut laporan awal dari S&P Global pada hari Senin (24/3/2025).
Hal ini menunjukkan percepatan di sektor swasta AS dan yang terkuat sejak Desember 2024, karena peningkatan yang nyata di sektor jasa.
Data flash PMI Composite naik menjadi 53,5 dari 51,6 pada bulan Februari, dengan data flash PMI Service naik menjadi 54,3 dari 51 bulan sebelumnya.
Namun pada bulan tersebut aktivitas di sektor swasta alami kontraksi dari periode bulan sebelumnya, dimana data flash PMI Manufactur turun menjadi 49,8 dari 52,7 di bulan Januari. Data tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 51,9.
Dari laporan diatas, data ketenagakerjaan naik sedikit pada bulan Maret, kembali tumbuh setelah sedikit penurunan pada bulan Februari.
Di sisi harga, inflasi harga input melonjak ke level tertinggi hampir dua tahun, khususnya di bidang manufaktur, karena kebijakan tarif, meskipun persaingan membatasi dampaknya pada harga jual.
Menurut analyst di Vibiznews, peningkatan aktivitas sektor jasa yang menggembirakan pada bulan Maret tersebut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat pada akhir kuartal pertama.
Namun, ekspektasi bisnis untuk tahun mendatang turun ke level terendah kedua sejak Oktober 2022, dengan perusahaan menjadi lebih berhati-hati karena kekhawatiran atas permintaan pelanggan dan dampak kebijakan pemerintahan baru.
Kemudian data survei menunjukkan ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan 1,9% pada bulan Maret dan hanya 1,5% sepanjang kuartal secara keseluruhan, yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan PDB dibandingkan dengan akhir tahun 2024.