(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang wait and see hingga berakhir mixed pada perdagangan hari Rabu (2/4/2025) dengan Topix merosot jelang penerapan tarif baru AS.
Indeks harian Nikkei ditutup lebih tinggi meski masih di kisaran terendah dalam 6 bulan sedangkan Topix turun ke posisi terendah dalam 3 pekan.
Trump akan menerapkan tarif timbal balik dan otomotif dan diperkirakan akan berdampak pada industri-industri ekspor utama Jepang.
Sementara itu, Gubernur Bank Jepang Kazuo Ueda memperingatkan pada hari Rabu bahwa tarif baru AS dapat merugikan perdagangan dan pertumbuhan global.
Indeks harian Nikkei ditutup naik 0,26% pada level 35.718,61, namun indeks Topix turun 0,43% menjadi 2.650.
Namun untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2025 turun 0,28% pada posisi 35620.
Penguatan yang saham yang signifikan dan support Nikkei seperti Mitsubishi Heavy (+2,4%), Fujikura (+2,3%), dan Advantest (+2,6%).
Sementara itu penurunan tajam saham yang bebani Topix seperti pada Mitsubishi UFJ (-1,5%), Sony Group (-2%), dan Lasertec (-2,7%).