(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (5/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir flat, mengurangi gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah terkoreksi tipis di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melandai 0,00% atau 0 poin ke level Rp 16.430 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.430. Rupiah terpantau flat setelah rally 3 hari di level 6,5 minggu terkuatnya, tertahan oleh rilis melambatnya pertumbuhan PDB Indonesia triwulan I 2025 ke 4.87%.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.486 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.488, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.430.
Mendatarnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah terkoreksi tipis; di bawah area 3 minggu terkuatnya walau tertahan dengan data tenaga kerja di NFP yang melebihi estimasi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,67, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,03.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi menguat 16,222 poin (0,24%) ke level 6.831,952, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di antara bursa Jepang, Hong Kong, China yang libur, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam gain dengan S&P500 rally 9 hari.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini mendatar, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.863 – Rp16.379.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



