(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong berakhir datar pada perdagangan hari Senin (19/5/2025) karena kehati-hatian pasar setelah data penjualan ritel dan produksi industri Tiongkok melambat pada bulan April.
Indeks harian Hang Seng ditutup flat dengan dukungan positif dari laporan PDB Hong Kong periode Q1-2025 yang bertumbuh sesuai ekspektasi dan melebihi dari kuartal sebelumnya.
Sementara itu saham unggulan Alibaba Group anjlok cukup besar setelah pemberitaan AS meneliti rencana raksasa e-commerce itu untuk memasang perangkat lunak AI-nya di iPhone Tiongkok.
Indeks Hang Seng turun 0,05% pada posisi 23.332,75, dan indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,05% pada 8.460,55.
Namun untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2025 bergerak fluktuatif dengan berakhir naik 0,01% menjadi 23268.
Saham yang paling banyak memperoleh keuntungan dari sektor konsumen seperti Pop Mart Intl. (5,7%), Meituan (2,7%), SMIC (2,2%), dan Trip.com (2,0%).
Namun yang membebani Hang Seng seperti Zhejiang Leapmotor (-3,5%), Sunny Optical (-2,8%), Li Auto (-2,7%), dan Chow Tai Fook (-2,4%).



