(Vibiznews-Forex) – Kurs aussie dalam pair AUDUSD bergerak rally di kisaran tertinggi 6 bulan pada perdagangan forex sesi Asia hari Senin (2/6/ 2025) di tengah pulihnya sentimen perdagangan aset risiko.
Dolar Australia melaju hingga menembus resisten kuat harian di kisaran $0,6530, yang menerima dukungan dari pelemahan dolar AS melemah di tengah kekhawatiran investor atas langkah-langkah tarif Presiden AS Donald Trump terkait komoditas baja dan aluminium.
Pada hari Jumat lalu, Trump mengumumkan rencana untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium dari 25% menjadi 50% yang berlaku mulai tanggal 4 Juni.
Pengumuman tersebut, bersamaan dengan meningkatnya ketegangan perdagangan AS–Tiongkok, memperdalam kecemasan investor atas perlambatan pertumbuhan dan meningkatnya tekanan inflasi.
Dari laporan ekonoomi, data PMI yang menunjukkan sektor manufaktur Australia melemah untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Mei, jatuh ke level terendah sejak Februari tanda perlambatan aktivitas industri.
Selain itu, penjualan ritel secara tak terduga menurun pada bulan April, yang menyoroti meningkatnya kehati-hatian konsumen. Poin-poin data ini memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter yang berkelanjutan oleh Reserve Bank of Australia.
Secara teknikal pair sedang melaju ke posisi resisten lemahnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD masih berpotensi menguat.
Kini pair berada di 0.6481 yang sedang melaju menuju posisi resisten lemahnya di 0.6498 dan jika berlanjut terus akan meluncur ke resisten lanjutan di 0.6520.
Namun jika tidak sampai menembus 0.6500. pair akan memantul kembali menuju ke 0.6430 dan jika tembus lanjut ke support kuatnya di 0.6408.



