(Vibiznews – Index) Indeks Nikkei 225 sempat melonjak hingga 1,24% ke level 44.185,73 yang belum pernah terjadi sebelumnya pada awal perdagangan, sebelum memangkas kenaikannya dan memasuki sesi perdagangan tengah hari dengan kenaikan 0,11% di level 43.689,69 karena reli tinggi memicu aksi ambil untung.
Indeks Topix yang lebih luas naik 0,06% saat jeda perdagangan, setelah sebelumnya naik 0,77%.
Tarif AS untuk mobil Jepang akan diturunkan pada 16 September, kata kepala negosiator tarif Jepang Ryosei Akazawa dalam sebuah postingan X pada hari Selasa, memicu optimisme kesepakatan perdagangan.
Saham melanjutkan penguatan yang kuat sejak Senin menyusul pengumuman pengunduran diri Perdana Menteri Shigeru Ishiba yang konservatif dalam kebijakan fiskal. Sanae Takaichi, seorang pendukung stimulus pemerintah dan pelonggaran moneter, telah memutuskan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepemimpinan Partai Demokrat Liberal, kantor berita Kyodo melaporkan pada Senin malam, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Saham-saham terkait semikonduktor menguat, mengikuti kenaikan saham-saham di AS yang dipimpin oleh Broadcom, didukung oleh pernyataan produsen chip tersebut Kamis lalu yang memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang tajam terkait kecerdasan buatan.
Saham yang mencatat kenaikan terbesar di Nikkei sejauh ini adalah Advantest, produsen peralatan pengujian chip dan pemasok Nvidia, yang menguat lebih dari 7%.
Saham lain yang mencatat kenaikan signifikan termasuk produsen peralatan pengujian chip, Screen Holdings, yang melonjak 3,74%, dan Tokyo Electron, yang menguat hampir 2%.
Sony menguat sekitar 2%.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei dapat bergerak naik terpicu optimisme perdagangan dengan tarif AS untuk mobil Jepang akan diturunkan pada 16 September.



