(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD tergerus lagi menjauhi kisaran tertinggi dalam 11 pekan pada perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (18/9/2025) jelang pengumuman kebijakan terbaru Bank of England.
Bank of England (BoE) akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari ini, dan Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE diperkirakan akan memberikan suara 7 banding 2 untuk mempertahankan suku bunga untuk sementara waktu.
Poundsterling retreat dari level tertingginya dalam 11 pekan setelah Federal Reserve mengumumkan penurunan suku bunga pertamanya tahun ini dan mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan lebih lanjut tahun ini.
Namun komentar hawkish dari Ketua Fed Powell, yang memperkirakan inflasi akan terus berlanjut hingga tahun depan dan dapat membatasi seberapa besar Fed dapat memangkas suku bunga.
Secara teknikal, pair sedang menuju posisi support dan berpotensi akan bergerak ke support lanjutan.
Kini pair berada di posisi 1.3609 yang sedang terkoreksi ke posisi S1 dan jika tembus lanjut ke support lanjutan di kisaran 1.3570 – 1.3500.
Namun jika tidak berhasil menembus S1 akan naik kembali ke posisi 1.3634 dan jika tembus akan lanjut ke posisi resisten kuat di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3810 | 1,3763 | 1,3694 | 1.3656 | 1.3586 | 1.3550 | 1.3480 |



