(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang memangkas keuntungan dari sesi sebelumnya karena spekulasi berkembang bahwa Bank of Japan mungkin menaikkan suku bunga akhir bulan ini pada perdagangan hari Jumat (5/12/2025).
Indeks harian Nikkei retreat dari posisi tertinggi dalam sebulan dan Topix juga mundur dari posisi rekor terbarunya. Namun secara mingguan posisi Nikkei dan Topix kembali melanjutkan kenaikan.
Diberitakan anggota kunci dari pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi dilaporkan tidak akan menentang bank sentral jika bank tersebut bergerak untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember, meskipun beberapa pejabat senior tetap berhati-hati tentang waktu tersebut.
Indeks harian Nikkei turun 1,14% hingga ditutup pada level 50.446, namun indeks Topix turun 1,05% menjadi 3.363.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2025 turun 1,02% pada posisi 50480.
Kerugian saham yang signifikan di bursa dan rugikan Nikkei berasal dari saham perusahaan-perusahaan besar seperti Advantest (-2,4%), Tokyo Electron (-2%) dan Toyota Motor (-2,3%).



