(Vibiznews – Index) – Bursa saham Amerika Serikat awal pekan kembali melemah imbas bubble AI yang menekan semua indeks Wall Street pada perdagangan yang berakhir (16/15/2025).
Pergerakan harga saham-saham Wall Street sempat naik di awal perdagangan oleh aksi bargain hunting, namun dengan cepat terkoreksi kembali karena sentimen buble AI tersebut.
Nasdaq yang didominasi saham teknologi turun 0,6% menjadi 23.057,41, S&P 500 turun 0,2% menjadi 6.816,51 dan Dow Jones turun 0,1% menjadi 48.416,56.
Kinerja keuangan Broadcom dan Oracle terakhir menghidupkan kembali kekhawatiran tentang profitabilitas dan pembiayaan investasi AI skala besar. Dimana saham kedua perusahaan AI tersebut ditutup turun 5,6% dan 2,6% masing-masing.
Secara sektoral, saham perangkat keras komputer memperpanjang penurunan tajam dengan NYSE Arca Computer Hardware Index turun sebesar 2,9%.
Pelemahan yang cukup besar juga terlihat di antara saham-saham perangkat lunak dengan Dow Jones U.S. Software Index anjlok 1,5%.
Saham-saham teknologi berkapitalisasi besar yang diperdagangkan lebih rendah seperti Apple (-1,5%), Microsoft (-0,8%), Alphabet (-0,4%), dan Amazon (-1,6%).



