(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Senin terdukung pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,11% pada 1.1754.
Euro berakhir naik terdukung pelemahan dolar AS.
Dukungan bagi Euro juga datang dari data ekonomi yang menunjukkan bahwa produksi industri Zona Euro Oktober meningkat paling banyak dalam 5 bulan, yang merupakan sinyal positif bagi euro.
Produksi industri Zona Euro Oktober naik +0,8% m/m, sesuai ekspektasi dan merupakan peningkatan terbesar dalam 5 bulan.
Euro juga mendapat dukungan karena perbedaan kebijakan bank sentral, dengan Fed diperkirakan akan terus memangkas suku bunga pada tahun 2026 sementara ECB diperkirakan telah menyelesaikan kampanye pemangkasan suku bunganya.
Swap memperkirakan peluang 0% untuk pemangkasan suku bunga -25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan hari Kamis.
Sore nanti akan dirilis data ZEW Economic Sentiment Index Desember Zona Euro dan Jerman.
Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls November AS dan Unemployment Rate November AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berlanjut turun, akan menguatkan Euro. Juga jika sore nanti data ekonomi Zona Euro dan Jerman terealisir naik, akan menguatkan Euro. Demikian juga jika data tenaga kerja AS terealisir turun, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1731-1.1708. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1773-1.1792.



