Rekomendasi Forex Dolar AS 18 Desember 2025 : Harapkan Dukungan Data Inflasi dan Tenaga Kerja

320

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Rabu terdukung pelemahan mata uang Poundsterling dan Yen.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,25% pada 98,39.

Poundsterling melemah setelah harga konsumen Inggris bulan November naik kurang dari yang diperkirakan.

Demikian juga pelemahan yen memberikan dukungan positif bagi dolar karena kekhawatiran fiskal Jepang menekan yen.

Disamping itu, penurunan pasar saham juga meningkatkan permintaan likuiditas untuk dolar.

Namun kenaikan dolar AS terbatas, setelah Dolar AS jatuh kembali dari level terbaiknya karena komentar dovish dari Gubernur Fed Waller, yang mengatakan Fed dapat terus memangkas suku bunga karena suku bunga masih 50-100 bp di atas netral.

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pasar tenaga kerja AS “cukup lemah,” dengan pertumbuhan lapangan kerja mendekati nol, dan inflasi “cukup terkendali” di sekitar 2%. Ia menambahkan bahwa suku bunga masih 50-100 basis poin di atas netral, dan Fed dapat menurunkannya secara bertahap tanpa terburu-buru.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pertumbuhan PDB AS solid dan memperkirakan akan berlanjut pada tahun 2026. Ia menambahkan bahwa dalam situasi yang sulit, inflasi lebih mengkhawatirkan daripada pasar tenaga kerja.

Pasar memperhitungkan peluang 24% bahwa FOMC akan memangkas kisaran target dana federal sebesar 25 bp pada pertemuan FOMC 27-28 Januari.

Malam nanti akan dirilis data Inflasi dan Inflasi Inti AS bulan November, dimana data inflasi diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data jobless claim pekan lalu yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik terbantu pelemahan mata uang Yen dan Poundsterling, juga jika pelemahan pasar saham berlanjut. Juga jika malam nanti data Inflasi November AS terealisir naik, dan data jobless claim pekan lalu terealisir turun, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,62-98,86. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 98,16-97,94.