Forex USDJPY 5 Januari 2026: Yen Masih Bergerak Mundur Meski Yield Obligasi Jepang Tinggi

163
usdjpy
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen dalam pair USDJPY masih terdepresiasi pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (5/1/2026) di tengah kuatnya sentimen aset risiko dan tingginya yield obligasi pemerintah Jepang.

Yen Jepang sempat mencapai level terendah dalam 2 pekan setelah Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda menegaskan kembali bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika proyeksi ekonomi dan harga terwujud.

Komentarnya menggarisbawahi meningkatnya kepercayaan bahwa Jepang sedang bergerak melampaui periode deflasi yang telah berlangsung lama menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan didorong oleh pertumbuhan.

Namun yen semakin tertekan oleh kekhawatiran fiskal karena rencana pengeluaran besar-besaran Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk merangsang pertumbuhan.

Investor juga memantau potensi intervensi mata uang, dengan para pemimpin bisnis menyerukan pemerintah untuk mengatasi pelemahan yen dan mendukung mata uang yang lebih kuat.

Sebagai informasi, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun naik di atas 2,1%  yang merupakan level tertinggi sejak Februari 1999.

Secara teknikal pair USDJPY bergerak fluktuatif  dan menurut analyst Vibiz Research Center pair masih bertahan di posisi resistennya.

Pair kini berada di posisi 156,97 yang berusaha naik kembali menuju  157,29, jika tembus  lanjut ke resisten lemahnya di R3.  

Namun jika pair tidak sampai menembus 157.29, berpotensi balik meluncur menuju posisi 156,67, jika tembus lanjut  ke support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
157.57 157.28 157.07 156.78 156.57 156.28 156.07