(Vibiznews – Indeks) – Keuntungan awal tahun bursa saham Hong Kong terpangkas pada perdagangan hari Senin (5/1/2026) oleh aksi ambil untung investor merespon data PMI sektor jasa Tiongkok.
Indeks harian Hang Seng retreat dari posisi tertinggi dalam 6 pekan setelah data PMI menunjukkan aktivitas jasa di China naik paling sedikit dalam 6 bulan untuk bulan Desember.
Sementara itu secara global, risiko geopolitik meningkat setelah aksi militer AS di Venezuela selama akhir pekan.
Indeks Hang Seng ditutup hampir datar di 26.347, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,22% menjadi 9.148,27.
Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Desember 2025 bergerak negatif dengan berakhir turun 0,22% menjadi 26374.
Semua sektor relatif lesu dengan tekanan besar dari saham Xiaomi (-2,7%), China Hongqiao (-2,4%), dan Zijin Mining (-2,2%).
Namun pergerakan sebaliknya terjadi pada saham Kuaishou Tech (11,0%), China Resources Land (5,0%), dan SMIC (1,6%).



