(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik tipis pada hari Senin terbantu pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik tipis 0,02% pada 1.1722.
Euro naik tipis setelah data manufaktur AS yang lemah menekan dolar AS.
Namun kenaikan Euro dibatasi imbal hasil obligasi Jerman yang lebih rendah pada hari Senin mengurangi perbedaan suku bunga euro, sehingga menekan mata uang Euro.
Swap memperkirakan peluang 0% untuk kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari.
Sore nanti akan dirilis data HCOB Composite PMI Final Desember dan HCOB Service PMI Final Desember Zona Euro yang diindikasikan menurun.
Malam nanti akan dirilis data inflasi Desember Jerman, yang secara bulanan diindikasikan menurun, namun secara tahunan diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika berbalik naik, akan menekan Euro. Jika malam nanti data ekonomi Zona Euro terealisir turun dan data inflasi Jerman terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1678-1.1633. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1748-1.1773.



