(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD sedikit lebih rendah pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (7/1/2026) jelang rilis data ketenagakerjaan AS yang penting.
Poundsterling sudah bergerak fluktuatif di kisaran support sejak sesi Asia di tengah pergerakan kuat dolar AS.
Dolar AS sedikit menguat menjelang serangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS), seperti data Perubahan Ketenagakerjaan ADP, data PMI sektor jasa ISM untuk Desember, dan data Lowongan Kerja JOLTS untuk November.
Investor akan memantau dengan cermat data terkait ketenagakerjaan AS untuk mendapatkan petunjuk baru tentang prospek kebijakan moneter Federal Reserve (Fed).
Tanda-tanda membaiknya kondisi pasar kerja AS akan menekan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Fed dalam waktu dekat. Sebaliknya, angka yang lemah akan mendorong penurunan suku bunga.
Secara teknikal, pair bergerak turun mendekati posisi support kuat dan analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair akan bertahan di posisi support.
Kini pair berada di posisi 1.3495 yang sedang turun menuju 1.3484, dan jika tembus akan meluncur menuju support kuatnya di S1.
Namun jika tidak sampai tembus ke 1.3475 akan berbalik arah dan naik menuju 1.3516 sebelum mencapai ke pivotnya di 1.3520.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1,3625 | 1,3595 | 1,3547 | 1.3520 | 1.3475 | 1.3445 | 1.3394 |



