Nikkei 7 Januari Tertekan Kebijakan Ekspor Produk Militer Tiongkok ke Jepang

113

(Vibiznews – Index) – Rally saham selama dua hari berturut di bursa Jepang terhenti pada perdagangan  hari Rabu (7/1/2026) oleh aksi ambil untung saham-saham unggulan.

Indeks harian Nikkei retreat dari posisi tertinggi dalam 2 bulan lebih, demikian Topix mundur dari posisi rekor tertinggi sepanjang masa.

Sentimen juga terbebani oleh kekhawatiran geopolitik setelah Tiongkok memberlakukan kontrol ekspor terhadap produk-produk militer ke Jepang, menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi tentang Taiwan tahun lalu.

Daftar kontrol ekspor mencakup berbagai macam barang, termasuk elektronik, sensor, dan peralatan serta teknologi yang digunakan dalam pelayaran dan kedirgantaraan

Indeks harian Nikkei turun 1,06% menjadi 51.962, sedangkan indeks Topix turun 0,77% menjadi 3.511.

Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 anjlok 1,29% pada posisi 52010.

Secara sektoral, saham-saham terkait pertahanan berada di bawah tekanan dengan saham Mitsubishi Heavy Industries merosot 2,3% dan Kawasaki Heavy Industries turun 2,1%.

Saham-saham unggulan yang juga membebani Nikkei seperti  SoftBank Group (-1,4%), Fujikura (-1,4%), Sony Group (-3,3%), Toyota Motor (-2,7%), dan Tokyo Electric Power (-7,3%).