Rekomendasi Forex EUR/USD 7 Januari 2026 : Dapat Tertekan Pelemahan Data Inflasi

176

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Selasa tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,28% pada 1.1689.

Penguatan dolar AS pada hari Selasa menekan Euro.

Tekanan juga datang setelah data PMI komposit S&P Zona Euro Desember direvisi lebih rendah dan CPI Jerman naik kurang dari yang diperkirakan, keduanya merupakan indikasi kebijakan dovish ECB.

PMI komposit S&P Zona Euro Desember direvisi turun sebesar -0,4 menjadi 51,5 dari yang dilaporkan sebelumnya sebesar 51,9.

CPI Jerman Desember (harmonisasi Uni Eropa) naik +0,2% m/m dan +2,0% y/y, lebih lemah dari ekspektasi +0,4% m/m dan +2,2% y/y.

Swap memperkirakan peluang 1% kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari.

Sore nanti akan dirilis data inflasi Desember Zona Euro yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun dengan melemahnya data inflasi Jerman bulan Desember. Juga jika sore nanti data inflasi Zona Euro bulan Desember terealisir turun, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1668-1.1646. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1727-1.1764.