Rekomendasi Forex Dolar AS 8 Januari 2026 : Terdukung Data Ekonomi dan Safe Haven; Terbebani Pelemahan Data Tenaga Kerja

148

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Rabu setelah data jasa ISM PMI Desember secara tak terduga naik pada laju tercepat dalam 14 bulan.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,14% pada 98,72.

Indeks jasa ISM AS Desember secara tak terduga naik +1,8 menjadi 54,4, lebih kuat dari ekspektasi penurunan menjadi 52,2 dan laju ekspansi terkuat dalam empat belas bulan.

Dolar AS juga naik di tengah meningkatnya permintaan aset aman setelah AS menyita kapal tanker berbendera Rusia karena pelanggaran sanksi.

Dolar AS awalnya bergerak lebih rendah karena tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS setelah laporan ketenagakerjaan ADP Desember menunjukkan pemberi kerja swasta menambah lebih sedikit pekerjaan daripada yang diharapkan, dan laporan JOLTS November menunjukkan lebih sedikit lowongan pekerjaan daripada yang diharapkan.

Perubahan ketenagakerjaan ADP AS Desember meningkat sebesar +41.000, lebih lemah dari ekspektasi +50.000.

Data lowongan kerja JOLTS AS bulan November turun -303.000 menjadi level terendah 14 bulan di angka 7,146 juta, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari ekspektasi sebesar 7,648 juta.

Kenaikan dolar AS juga dibatasi penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada hari Rabu juga melemahkan perbedaan suku bunga dolar.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 27-28 Januari hanya sebesar 12%.

Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claim minggu lalu AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data neraca perdagangan Oktober AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan menguatnya data pertumbuhan Jasa ISM PMI dan permintaan safe haven dengan ketegangan AS-Rusia. Namun jika malam nanti data Initial Jobless Claim dan Neraca Perdagangan AS terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 98,56-98,39. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,82-98,91.