Rekor Wall Street Terkoreksi Merespon Data Ketenagakerjaan AS, Nasdaq Bertahan Kuat

130
wall street

(Vibiznews – Index) – Terjadi pergerakan harga yang fluktuatif setelah alami rally 3 hari berturut di bursa saham Wall Street pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari (8/1/2026).

Indeks Wall Street berakhir mixed dengan hanya Nasdaq yang  didominasi saham teknologi menunjukkan pergerakan moderat ke atas, naik 0,2% menjadi 23.584,27. S&P 500 turun  0,3% menjadi 6.920,93 dan Dow Jones merosot  0,9% menjadi 48.996,08.

Sentimen perdagangan juga dipengaruhi rilis data dari ADP  yang menunjukkan peningkatan lapangan kerja sektor swasta sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan pada bulan Desember di Amerika Serikat.

Laporan lainnya juga menunjukkan lowongan pekerjaan di AS turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan November.

Sementara itu, data PMI sektor jasa dari ISM  menunjukkan peningkatan tak terduga pada indeks aktivitas sektor jasa AS di bulan Desember.

Secara sektoral, saham perumahan mengalami penurunan tajam sepanjang sesi hingga  menyeret Philadelphia Housing Sector Index turun sebesar 2,6%.

Saham utilitas yang sensitif terhadap suku bunga juga berada di bawah tekanan dengan Dow Jones Utility Average  anjlok 2,3%.

Sementara itu pergerakan harga sebaliknya terlihat pada saham farmasi, bioteknologi, dan perangkat lunak yang menunjukkan pergerakan kuat ke atas.