Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp16.790/USD; Bearish Mendekati 8,5 Bulan Terendahnya

109
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (8/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia melandai setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini ini melemah 0,12% atau 20 poin ke level Rp 16.790 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.770. Rupiah terpantau terkoreksi di hari keenamnya mendekati 8,5 bulan terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.780 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.790, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.790.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan dekat sebulan tertingginya di antara beberapa data ekonomi AS yang variatif.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini agak flat ke 98,71, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,73.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi pertama kembali membukukan rekor dengan menguat 39,665 poin (0,44%) ke level 8.984,478, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di tengah investor mengamati ketikdakpastian situasi geopolitik, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam mixed dan terbatas.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.857 – Rp16.715.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting