Euro Jumat 9 Januari 2026 Ditutup Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

159

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro merosot ke level terendah 1 bulan dan ditutup turun pada hari Jumat tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,20% pada 1.1636

Penguatan dolar pada hari Jumat menekan Euro.

Namun, pelemahan Euro dibatasi setelah penjualan ritel Zona Euro November naik lebih dari yang diperkirakan dan produksi industri Jerman November secara tak terduga meningkat, faktor positif bagi euro.

Penjualan ritel Zona Euro November naik +0,2% m/m, lebih kuat dari ekspektasi +0,1% m/m, dan penjualan ritel Oktober direvisi naik menjadi +0,3% m/m dari yang sebelumnya dilaporkan tidak berubah m/m.

Produksi industri Jerman November secara tak terduga naik +0,8% m/m, lebih kuat dari ekspektasi -0,7% m/m.

Anggota Dewan Gubernur ECB Dimitar Radev mengatakan, “Tingkat suku bunga saat ini dapat dinilai sesuai berdasarkan informasi yang tersedia dan prospek inflasi.”

Swap memperkirakan peluang 1% kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan mendatang, mata uang Euro dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS terus berlanjut. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1615-1.1594. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1660-1.1684.