(Vibiznews – Indeks) – Lonjakan harga saham kembali berlanjut di bursa Hong Kong pada perdagangan hari Selasa (13/1/2026) dengan sentimen meredanya ketegangan perdagangan dengan Eropa.
Indeks harian Hang Seng rally masuki hari ketiga berturut di tengah Uni Eropa mengevaluasi kembali tarif kendaraan listrik buatan Tiongkok yang diberlakukan pada tahun 2024.
Sementara itu salah satu perusahaan besar China Vanke menjadi sorotan karena berupaya memperpanjang masa tenggang pembayaran obligasi senilai CNY 2 miliar menjadi 90 hari perdagangan.
Indeks sempat melonjak ke level tertinggi dua bulan pada wal sesi, kemudian terpangkas karena aksi ambil untung.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,7% pada 26.793, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,71% menjadi 9.285,41.
Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Januari 2026 bergerak positif dengan berakhir naik 0,28% menjadi 26937.
Saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan dan support Hang Seng seperti GigaDevice Semiconductor melonjak 40%, Dongfeng Motor melonjak 6,4% karena rencana privatisasi. Pergerakan kuat lainnya termasuk Wuxi Biologics (5,6%), Zijin Gold Intl. (4,8%), China Taiping Insurance (4,6%), dan Henderson Land (2,9%).



