Rupiah Selasa Siang Melemah ke Rp16.865/USD; Bearish 9 Hari, Dollar di Asia Merangkak

153
Rupiah Melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (13/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini ini melemah 0,24% atau 40 poin ke level Rp 16.865 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.825. Rupiah bearish di hari kesembilannya pada level 8,5 bulan terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.848 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.865, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.865.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; sempat tertekan oleh berita Powell the Fed dalam penyidikan Departemen Kehakiman AS yang kemudian mengangkat harga emas dunia.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 98,95, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,89.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama turun tipis 0,102 poin (0,00%) ke level 8.884,621, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat dipimpin Nikkei yang melejit dan kenaikan harga minyak dunia oleh situasi protes besar di Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam menguat di area rekor.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.884 – Rp16.715.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting