(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro jatuh ke level terendah 6 minggu dan ditutup turun pada hari Kamis tertekan penguatan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,31% pada 1.1609.
Namun Kerugian Euro dibatasi setelah data produksi industri Zona Euro November naik lebih dari yang diperkirakan.
Produksi industri Zona Euro November naik +0,7% m/m, lebih kuat dari ekspektasi +0,5% m/m.
Swap memperkirakan peluang 1% kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari.
Sore nanti akan dirilis data Inflasi Final Desember Jerman yang secara bulanan diindikasikan naik, dan secara tahunan diindikasikan turun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika dolar AS terus menguat, akan menekan Euro. Juga jika sore nanti data Inflasi Final Deseber Jerman terealisir turun, akan dapat menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1586-1.1564. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1638-1.1668.


