(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (19/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini ini melemah 0,42% atau 70 poin ke level Rp 16.935 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.865. Rupiah bearish di level all time low sepanjang sejarah.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.876 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.940, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.935.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari sekitar 6,5 minggu tertingginya di tengah isyu Greenland antara AS dan Uni Eropa.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 99,22, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,38.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi cetak all time high baru dengan menguat 58,472 poin (0,64%) ke level 9.133,878, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang terkoreksi dari rekor minggu lalu, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan menurun terbatas.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.969 – Rp16.780.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



