Kospi Akhiri Rekor 12 Hari Berturut oleh Buruknya Sentimen Global

106

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan mengakhiri kenaikan rekor selama 12  hari pada perdagangan hari Selasa (20/1/2026) oleh aksi ambil untung akibat memburuknya sentimen risiko global.

Indeks harian Kospi retreat dari posisi rekor  dengan  666 saham menguat dan 228 saham melemah, yang dipimpin sektor teknologi.

Tekanan eksternal meningkat setelah ancaman tarif AS terhadap Eropa kembali memicu ketidakpastian perdagangan.

Sementara itu lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang Jepang memperketat kondisi keuangan regional, yang membebani selera risiko di pasar saham  Asia.

Indeks harian Kospi turun 0,39% dan ditutup pada 4.886. Demikian untuk indeks Kospi 200 ditutup turun 0,77% ke posisi 708,48.

Secara sektoral, kerugian Kospi terkonsentrasi pada produsen chip berkapitalisasi besar, dengan Samsung Electronics dan SK hynix sama-sama turun 2,75%, mencerminkan tekanan valuasi di tengah rotasi penghindaran risiko yang lebih luas.

Saham-saham berkapitalisasi besar lainnya juga turun, termasuk Hyundai Motor (-0,21%), Kia Corporation (-3,30%), Hanwha Aerospace (-1,58%), dan SK Square (-1,95%).