Pelemahan Hang Seng 20 Januari Sempat Diredam oleh Kebijakan Terbaru PBOC

117
hangseng

(Vibiznews – Indeks) –Bursa  Hong Kong melanjutkan kerugian sahamnya untuk sesi keempat berturut pada perdagangan hari Selasa (20/1/2026) dengan sentimen terpengaruh oleh penurunan tajam pada kontrak berjangka AS.

Indeks harian Hang Seng tertekan ke posisi terendah dalam sepekan lebih, dipengaruhi pemberitaan Presiden Trump mengintensifkan upaya untuk menegaskan kendali AS atas Greenland dan mengancam akan memberlakukan tarif baru pada beberapa negara Eropa. \

Kehati-hatian semakin diperkuat oleh penindakan regulasi di Tiongkok, di mana bursa Tiongkok memperketat pengawasan untuk mengekang spekulasi dan praktik perdagangan yang tidak normal.

Namun demikian, pelemahan diredam setelah Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah untuk bulan kedelapan berturut-turut, menyusul pencapaian target pertumbuhan 5% Tiongkok pada tahun 2025.

Indeks Hang Seng ditutup turun 0,3%, dan ditutup pada 26.487, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,43% menjadi 9.094,76.

Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Januari 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 0,47% menjadi 26462.

Secara sektoral, penurunan dipimpin oleh saham teknologi dan konsumen dengan saham yang tertinggal antara lain Knowledge Atlas Tech (-8,0%), Sunny Optical Tech (-3,2%), dan SMIC (-3,1%).

Sebaliknya ada saham China Taiping Insurance yang melonjak 4,0% ke level tertinggi hampir tujuh tahun karena prospek pendapatan yang kuat.