(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (20/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.945 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.935. Rupiah bearish di level rekor terendahnya – all-time low oleh isyu independensi BI.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.930 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.970, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.945.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya; lanjut terkoreksi ke seminggu terendahnya oleh investor mencari safe haven assets di tengah tensi geopolitik terkait Greenland.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 98,51, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,04.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi menguat tipis 0,822 poin (0,01%) ke level 9.134,700, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah dengan pasar mengikuti tensi dagang AS – Eropa terkait isyu Greenland, serta mencermati Wall Street futures yang bergerak menurun.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.970 – Rp16.855.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



