(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang mengakhiri penurunan selama 5 hari berturut-turut pada perdagangan hari Kamis (22/1/2026) mengikuti keuntungan saham Wall Street yang merespon sikap terbaru Trump terkait Greenland.
Lihat: Saham Wall Street Melonjak Tinggi Merespon Pernyataan Trump Terkait Greenland
Indeks harian Nikkei rebound dari posisi terendah sepekan lebih terangkat oleh lonjakan pada saham-saham terkait chip dan AI.
Sentimen didorong oleh komentar dari CEO Nvidia, Jensen Huang, di Forum Ekonomi Dunia di Davos, yang memperkuat antusiasme investor terhadap bisnis AI.
Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang turun dari level rekor tertinggi karena investor terus menilai prospek fiskal negara tersebut.
Indeks harian Nikkei naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, demikian untuk indeks Topix naik 0,74% menjadi 3.616.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 naik 1,72% pada posisi 53740.
Secara sektoral, sektor teknologi memimpin penguatan seperti saham Kioxia Holdings (8,6%), SoftBank Group (11,6%), Lasertec (5,8%), Disco Corp (17,1%), dan Advantest (5%).



