(Vibiznews-Forex) – Lonjakan yen Jepang dalam pair USDJPY berlanjut hingga naik ke tertinggi 2 bulan pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (26/1/2026) jelang pengumuman kebijakan suku bunga BOJ.
Yen Jepang menguat 2 hari berturut terhadap dolar AS setelah pengecekan suku bunga dari Kementerian Keuangan Jepang dan Federal Reserve New York (Fed) pada hari Jumat. Hal ini meningkatkan peluang intervensi bersama AS-Jepang untuk membendung pelemahan yen lebih lanjut selama ini.
Karenanya Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memperingatkan pada hari Minggu bahwa para pejabat siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap pergerakan pasar yang spekulatif dan sangat tidak normal.
Penguatan yen juga sebagai aset safe haven oleh ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut.
Secara teknikal pair USDJPY bergerak lemah menembus support kuatnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi lanjut ke posisi support lanjutan..
Pair kini berada di posisi 153,39 yang turun menuju 153,21, jika tembus lanjut ke support lanjutan di S3.
Namun jika pair tidak sampai menembus 157.30, berpotensi balik mendaki ke posisi 155.33, jika tembus lanjut ke pivot di posisi 156,83.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 161.70 | 160.44 | 158.07 | 156.83 | 154.45 | 153.21 | 150.83 |



