Kospi Melonjak 2% Lebih Meski Trump Naikkan Tarif Impor Mobil Korea Selatan

76
kospi

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan pulih dari kerugian sesi sebelumnya pada perdagangan hari Selasa (27/1/2026) dengan menghiraukan kebijakan Presiden Trump menaikkan tarif impor mobil.

Indeks harian Kospi rebound kuat dengan melonjak 2% lebih ke posisi diatas 5000 pertamakalinya  karena kenaikan saham semikonduktor,  dengan posisi  472 saham menguat dan 410 saham melemah.

Kehati-hatian investor meningkat setelah pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa Washington akan menaikkan tarif impor mobil dari 15% menjadi 25%, dengan alasan keterlambatan oleh badan legislatif Korea Selatan dalam menyelesaikan prosedur domestik untuk menerapkan perjanjian perdagangan bilateral.

Sebagai tanggapan, sentimen mereda ketika kantor kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae, mengadakan pertemuan antarlembaga darurat untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanggulangan dan menilai potensi dampak ekonomi.

Selain itu pemerintah memutuskan untuk mempercepat perjalanan Menteri Perindustrian Kim Jung-kwan dari Kanada ke Washington untuk melakukan pembicaraan mendesak dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Indeks harian Kospi naik 2,73% dan ditutup pada 5.084. Demikian untuk indeks Kospi 200 ditutup naik 3,48% ke posisi 745,13.

Saham-saham yang memperkuat Kospi seperti Samsung Electronics (+1,18%), SK Hynix (+4,21%), Doosan Energy (+2,18%), dan SK Square (+6,12%).

Sementara itu saham otomotif mengalami penurunan pasca kenaikan tarif Trump, seperti saham  Hyundai Motor (-2,03%) dan Kia Corp (-3,29%) mencatat penurunan.